Sabtu, 18 Agustus 2018

Tentang Radiasi WI-FI yang Katanya Bahaya

Wi-Fi dibaca Waifai, atau juga bisa Waifi, bahkan wifi, hingga waifu, yang merupakan teknologi terkini yang sudah hampir setiap hari kita selalu bertemu dengannya. Berbeda dengan masa yang telah lalu, dimana kita selalu menggunakan modem yang menjadi mayoritas untuk akses internet. Saat ini rasanya modem sudah tidak laku lagi, karena adanya smartphone android yang bisa memancarkan cahaya ilahi sinyal Wireless alias Hotspot Portable untuk keperluan internet di PC/Laptop kita.


Karena sudah maraknya penggunaan Wi-Fi, mungkin banyak yang membayangkan bagaimana sinyal-sinyal itu berterbangan kesana kemari dan tertawa, yang bersumber dari banyaknya router dan android yang ada di sekitar kita, bagaikan angin yang setiap hari meniupi kita. Pemikiran itu terus muncul, hingga pada akhirnya muncul pertanyaan, "Apa gak ada efeknya tuh sinyal hilir mudik kesana kemari melewati diri kita? apa aman tuh radiasinya? bahaya gak sih?"

Sebelum membahas efeknya, lebih baik kita ketahui dulu, Wifi itu jenis koneksi macam apa? bagaimana cara kerjanya?. Teknologi Wi-Fi merupakan singkatan dari Wireless Fidelity yang maksud dari bahasa inggris tersebut adalah Transfer Data Nirkabel Presisi Tinggi. Jenis koneksi yang dilakukan oleh Wi-Fi adalah masih sejenis dengan Gelombang Radio, artinya ini hanyalah sebuah gelombang radio biasa, hanya saja jangkauannya lebih rendah daripada radio pada umumnya.

Lalu silahkan berfikir, apa berbahaya mendengarkan radio umum? yang jangkauannya lebih besar? dan sinyalnya juga tentu lebih besar? jika berbahya mungkin organisasi kesehatan dunia sudah melarangnya sejak zaman pitecantropus erectus. Meskipun begitu, masih saja banyak ilmuwan yang terus berdebat mengenai bahayanya radiasi sinyal Wi-Fi, namun hingga sekarang masih belum ada bukti yang signifikan, masih sekedar dugaan atau perkiraan efek jangka panjang.

Dikutip dari laman bezprovodoff milik orang rusia, bahwasannya ada beberapa fakta menarik mengenai Wi-Fi, yaitu :
  • Telah terbukti secara ilmiah bahwa emisi gelombang radio Wi-Fi 600 kali lebih rendah daripada batas radiasi yang diizinkan dan aman untuk kesehatan manusia.
  • Sekelompok ilmuwan dari Inggris melakukan sejumlah penelitian di sebuah lembaga pendidikan mengenai studi kekuatan radiasi dan pengaruhnya pada organisme anak-anak. Pada saat yang sama, router nirkabel dan telepon seluler dengan komunikasi 3G diuji. Hasilnya, terbukti bahwa kekuatan emisi radio dari telepon tiga kali lebih tinggi daripada dari router. Profesor Lori Cellis membuat kesimpulan resmi bahwa efek berbahaya dari Wi-Fi pada kesehatan manusia adalah sebuah mitos. Artinya bahwa teknologi Wi-Fi ini benar-benar aman. Satu-satunya klarifikasi umum adalah tidak memegang laptop di pangkuan. Namun, ilmuwan lain mengatakan bahwa radiasi tersebut sangat kecil sehingga dalam hal ini masih tidak ada bahaya.
  • Titik akses Wi-Fi beroperasi pada gelombang dengan panjang yang sama dengan microwave konvensional - 2,4 GHz. Tetapi pada saat yang sama, alat dapur memancarkan emisi radio yang 100 ribu kali lebih tinggi daripada radiasi dari router Wi-Fi. Hal ini dibuktikan oleh ilmuwan Malcolm Sperrin selama penelitian. Namun, diketahui bahwa bahkan gelombang mikro, asalkan memiliki kualitas yang baik (keketatan yang baik), tidak menimbulkan bahaya kesehatan.
Menurut beberapa fakta di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa koneksi Wi-Fi itu tidak membahayakan kesehatan, apalagi Wi-Fi yang murni dari router karena emisi pancaran gelombang radionya masih jauh di bawah batas ketentuan yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun ternyata yang lebih berbahaya adalah koneksi jaringan ponsel kita yang sudah support 3G karena emisi pancaran gelombang radionya lebih besar daripada sebuah router. (Daya radiasi ponsel bisa melebihi 1W, coba aja bayangkan jika daya radiasi 1W tersebut terus terpancar ke tubuh, bisa-bisa sel-sel dalam tubuh kena radiasi dan bisa rusak)

Coba bayangkan lagi, jika ponselmu sudah support 3G, lalu kamu nyalakan data seluler, lalu kamu nyalakan hotspot portable, dan di saat yang sama kamu menerima panggilan whatsapp dari teman kamu, coba bayangkannnn. berapa total daya radiasi ponsel yang nyemprot ke kepala kamu? apa tidak khawatir sel-sel otak terganggu? 

Jadi intinya, pakailah Wi-Fi yang asli dari Router (berlangganan di ISP), karena kamu akan aman. Jika pakai Wi-Fi portable dari ponsel, boleh sih, tapi lebih baik hindarkan ponsel tersebut dari badan kita, apalagi bagian vital, agar terhindar dari radiasi dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga artikel Tentang Radiasi Wi-Fi yang Katanya Bahaya ini bisa menambah wawasanmu, terimakasih telah membaca.

Apa Komentarmu