Minggu, 23 Desember 2018

Mencari Akun Sosmed/IG Orang Sekitar yang tak dikenal

title image ini gan

Ini merupakan kisah nyata yang saya alami sendiri saat menjalani kehidupan sebagai anak kos di suatu daerah di Surabaya. Cerita ini dimulai dari kestrategisan posisi rumah kos yang saya tempati. Strategis disini maksudnya adalah kondisi sekitar rumah kos yang merupakan daerah kompleks kos wanita. Ya bayangkan saja bagaimana kehidupan sehari-hari saya disini, dikelilingi para bidadari. Salah satu manfaatnya ya.. bisa untuk bahan artikel blog Andrean Space ini. XD

Selain strategis karena dikelilingi bidadari, rumah kos yang saya tempati juga memiliki keunggulan lain, yakni include warung makan serta serba dekat dengan berbagai fasilitas. Nah, karena di lantai satu kosan saya adalah warung makan, jadi sudah biasa menjadi pusat perkumpulan massa, termasuk para bidadari yang saya ceritakan tadi. Hingga suatu ketika ada momen yang membuat saya berkeinginan untuk mengetahui siapa-siapa mereka semua.

Momen apa gan? yang pertama adalah ketika saya ingin makan di warungnya buk kos dan bertepatan dengan seorang mbak-mbak salah satu anggota bidadari tadi yang juga hendak makan di warung buk kos ini. Kami pun sama-sama memesan makanan, sebenarnya biasa saja, namun yang membuat aneh suasana adalah hanya kami berdua yang sedang pesan makan di warung tersebut DAN duduk berhadapan ! ya jadi semacam kencan tak terduga. Hmm.. kencan apaan, wong ya kami saling diem-dieman. wakakaka.

Ya namanya juga tidak kenal, ya pasti tidak sayang, mau ngajak kenalan itu bukan sifat saya, saya tergolong cuek jutek jika tidak kenal dan tidak berkepentingan. Bukan sombong, tapi gimana ya, It's just like to avoid more problem, so I must be silent. Ya meski kalian bilang saya se-cemen apapun, saya tetap selow dan menikmatinya. Namun tetap saja, naluri lelaki tak pernah bisa ditutupi, ada saat-saat saya sedetik melirik ke arahnya.. hmmm, ternyata... GUD JUGA EA !!

Namun ketika saya melihat wajahnya, rasanya dia juga memiliki sifat jutek seperti saya, pasang wajah datar, namun sesekali salah tingkah ketika sadar saya perhatikan XD Ya akhirnya momen makan diisi dengan kekakuan, namun di hati penuh guncangan. Makan saya pun selesai, si mbaknya juga selesai mendapatkan pesanannya (dia pesan bungkus nunggu dimasakin lauk, saya makannya cepet). Si mbak pun bergegas membayar dan balik ke kos nya yang terletak tepat di depan kosan saya.

Dari lubuk hati yang paling dalam, dan kebetulan saya sudah lama menjomblo, akhirnya muncul suatu rasa kepo. "Namanya siapa ya? Jadi pengen tau koleksi fotonya, siapa tau sesuai sesuai dengan selera", dann alasan lain intinya ingin tau lebih tentang dia, tapi males ngajak kenalan si dia. 

Lalu momen yang kedua adalah juga tentang anggota bidadari kos depan saya, namun beda orang ya. Kamar mbak ini bersebrangan dengan kamar saya, sama-sama di lantai 2, awalnya sih saya cuek saja, hingga akhirnya momen yang sama di warung makan terjadi lagi. Bedanya disini adalah si mbak bidadari salah tingkahnya sangat jelas banget gan, sampe salah ngomong sama buk kos entah tentang apa hingga mereka tertawa. Emang sih mbaknya cantik, saya jadi ikut salah tingkah saja, namun dalam hati. hahaha

Dan di akhir momen yang kedua itu, setelah sang bidadari kembali ke khayangan, si buk kos bilang ke saya, katanya mbak Me** suka sama saya. Wadooo bangusado paturikuuu... saya cuman senyum doang, "ya buk, biarin dulu" hehe.. dan rasa penasaran yang kedua kalianya muncul lagi. Karena tingkat kepo yang sudah di ujung tombak senjata perjuangan melawan rasa janggal di dalam hati yang dalam, akhirnya saya mencoba ngepoin si kedua mbak di atas. Dengan cara sebagai berikut :
  • Awalnya saya lihat dari balkon lantai 2 kosan saya, kira-kira mereka ini ngekos karena apa. Saya pun perhatikan mbak yang pertama, bersama kawan-kawannya memakai alat tari, bersiap berangkat. Dari situ saya sudah bisa menebak, wah pasti mbak ini sekolah seni di "Itu".. Lalu mbak yang kedua, saya juga memperhatikan dia waktu ingin berangkat dari kosnya, ternyata dia kerja di salon dekat kos tersebut, namanya salon "Itu".. Hmmm. Ini adalah poin penting, dua tempat sudah saya kantongi
  • Lalu, saya buka aplikasi Instagram, buka tombol pencarian, lalu menggunakan fitur pencarian berdasarkan tempat. Saya ketiklah yang pertama, "Sekolah Tinggi Kesenian bla bla bla.."
search ig
  • Dan muncullah banyak sekali foto-foto mahasiswanya, awalnya saya kesulitan mencari foto yang sesuai wajah mbak yang pertama, namun suatu clue muncul, yakni foto temannya yang mau berangkat bersama tadi. Saya klik foto tersebut, lalu saya lihat yang Like foto tersebut... dan... BINGO !! ada wajah yang tidak asing gan.. ketemu. wkwk.
  • Untuk mbak yang kedua juga saya menggunakan cara yang sama, dengan mengetik nama tempat kerjanya, yakni "salon D' bla bla bla.." stalk foto-foto... ketemu foto dia namun yang post akun temannya, lalu lihat yang like foto tersebut... dan.. BINGO !! ketemu lagi. 
mbak 1



mbak 2

Akhirnya saya bisa mengobati kejanggalan hati akibat rasa penasaran yang tinggi. Namun sayangnya mbak yang nomor satu sepertinya sudah punya slebew slebew. Berbeda dengan mbak yang nomor dua yang sepertinya masih fresh hatinya. But, saya tetap bahagia entah kenapa, rasa penasaran yang terobati itu kenikmatan yang hqq.  But still, setelah penasaran terobati, saya menjadi cuek kembali. Karena saat ini saya hanya pasrah masalah percintaan, namun tetap di bookmark dulu gan. kalo kuliah dah selesai biar bisa jadi bahan pilihan. wkwk.

Ohya, jika sudah tahu namanya, kita akan lebih mudah untuk mencari akun sosmed orang disekitar melalui facebook maupun google search, sehingga kita bisa menjadi lebih leluasa ngepoin alias stalking. Lakukanlah hal di atas jika masih belum mengetahui namanya saja.

Itulah sekilas pengalaman saya mengenai bagaimana cara mencari atau mengetahui akun sosmed atau akun instagram orang-orang di sekitar yang tidak saya kenal, namun bukan berarti random banget ya, harus ada clue penting yakni tahu tempat yang dia tempati baik itu kos, rumah, tempat kerja, kuliah dsb. Semoga bisa bermanfaat. Terimakasih telah membaca artikel panjang ini.

2 komentar


EmoticonEmoticon