Minggu, 27 Januari 2019

Lagu-Lagu ini akan Membuatmu Semakin Depresi

 depress
Depresi adalah suatu gangguan mental yang dapat mempengaruhi pola pikir, suasana hati, dan aktivitas sehari-hari akibat rasa sedih, rasa sakit berkepanjangan yang membuat si penderita tidak punya semangat hidup lagi. Ciri-ciri penderita depresi diantaranya adalah emosi mudah terpancing, sering merendahkan diri, menyalahkan diri sendiri akan apapun, nafsu makan berkurang, mudah panik-lelah-cemas, insomnia, banyak pikiran, tak punya semangat hidup, selalu merenung, berfikir negatif tentang hidupnya, dan anti sosial. 
Pengertian-pengertian tersebut di atas saya kutip dari akun Facebook Acursio Aizar yang entah dia mengutip dari mana. 

Banyak juga ya ciri-cirinya, saya sendiri pun pernah mengalaminya, dan saya yakin anda pernah juga. Memang depresi ini sangat menyiksa bathin, dan depresi bukanlah sekedar rasa sedih, depresi adalah sebuah efek berkepanjangan dari sebuah kesedihan, yang berarti ini sangat mempengaruhi hidup kedepannya. Sedih mungkin hanya sebentar saja, menangis, kecewa, termotivasi, beres. Namun, bagi yang kesedihan, kesakitan hati, dan kekecewaannya tak kunjung terobati, maka depresi adalah sebuah ancaman selanjutnya.

Di artikel ini saya tidak akan membahas tentang bagaimana cara mengobati depresi, namun sebaliknya. Disini saya akan mengajak anda untuk MENIKMATI suasana ketika depresi sedang melanda. Mengapa? karena saya sudah mencobanya dan semua kesedihan terasa terkumpul seperti hendak melakukan ka-me-ha-me-ha. Dan jika anda menangis, maka ibarat Goku melontarkan jurusnya. Ya, intinya depresi bisa menjadi rasa yang nikmat sekali.

Biasanya, jika saya sadar saya sedang depresi akibat masalah-masalah yang datang hari ini, yang saya lakukan adalah mempersiapkan senjata untuk menikmati. Bagaimana? 

Efek sedih (depresi) ini paling banyak datang saat malam hari yang suasananya sunyi. Rasa gelisah tiba-tiba datang, renungan-renungan tak sengaja terpikirkan, lalu merendahkan diri, makin banyak yang saya pikirkan hingga pada akhirnya insomnisa dan tak tahu harus ngapain lagi. Mengetahui kegelisahan hati, saya pun beranjak membuat kopi. Untuk apa? saya ingin meningkatkan laju detak jantung agar efek gelisah dan insmonia nya semakin menjadi. 

Selesai membuat kopi, saya nyalakan PC, kadang juga HP untuk memutar lagu-lagu khusus yang bisa membuat saya SmacQueen depresi, dan menikmati kesedihan ini. Tidak hanya itu, saya mengisi waktu dengan ngetik artikel jika nyalain pc atau kadang stalking kehidupan para mantan jika pake hp (atau kadang sekedar baca-baca saja). 

Sudah depresi, gelisah, detak jantung kencang akibat kopi, makin gelisah, putar lagu pemberat depresi, ditambah lagi suasana sunyi untuk ngetik artikel atau stalking sana sini, apalagi melihat para mantan yang kehidupannya sudah baik-baik saja, membuat saya tersenyum, menertawakan diri sendiri, yang sehari-hari malah terbiasa untuk bergelut dengan masalah dunia, banyak salah, dan dengan cara hidup ala bajak laut berpenutup mata. Tanpa sadar, terkadang saya bisa sampai meneteskan air mata walau hanya satu tetesan saja. Termasuk saat ini, saya ketik artikel ini saat saya sedang dalam kondisi sesuai yang dibahas di artikel ini. Rasanya nyaman sekali, saya jadi heran, kenapa depresi bisa sampai senikmat ini. 

Jujur saja, saya termasuk orang yang suka menyembunyikan perasaan asli dari diri saya sendiri termasuk masalah-masalah yang saya hadapi, dan selalu berpura-pura untuk baik-baik saja, hingga akhirnya jadi terbiasa, dan sulit rasanya untuk meneteskan air mata, karena hati sudah lupa caranya, terlalu banyak drama. Jadi, ketika saya menikmati rasa depresi, saya akan sangat bahagia ketika berhasil meneteskannya. 

Saya melakukan ini ketika sedang sendiri atau ketika semua orang sudah terlelap. Kesedihan dan kesendirian akan banyak menambah kenikmatan depresi. Dan ketika saya sudah puas menikmati, biasanya saya akan tetap mendengarkan lagu-lagu pemberat depresi hingga tertidur. Jika menggunakan hp, saya akan lebih mudah tertidur karena sambil membaringkan diri. Dan ketika bangun, saya makin merasa betapa tidak bergunanya kehidupan duniawi ini, dan akhirnya bisa menjalani hari dengan netral, stay calm, tidak berlebihan mendrama dan malah tidak mudah terpicu emosi. Intinya saya seolah menjalani hidup ini menjadi lebih kalem sekali, enjoy dalam segala kondisi. 



Lalu, lagu-lagu apa yang biasa saya dengarkan? berikut adalah playlist lagu yang biasa saya dengarkan untuk mengundang depresi yang mendalam :
  • Atlas - Broken Record
  • Elijah Who - My New Love
  • Eli - I'm Sad
  • Joji - Bitter F*ck
  • Lil Xan - Betrayed
  • Anthony Florey ft. Shiloh - Not Even Her
  • Timmies ft. Shiloh - Loosing Interest
  • Timmies ft. Shiloh - Soft Skin
  • Timmies ft. Shiloh - Tell Me Why I'm Waiting
  • Tomppabeats - Monday Loop
  • TRA$H - Alone
  • TRA$H - Safe
  • XXXTentacion - Carry On
  • XXXTentacion - Everybody Dies in Their Nightmare
  • XXXTentacion - Jocelyn Flores
  • XXXTentacion - Revenge
  • Seclorum ft. Shiloh - Astrid
Anda bisa mencarinya di youtube atau juga bisa melalui link ini untuk mendengarkan semua lagu diatas, namun berupa file .zip yang harus anda ekstrak menggunakan winrar (pc) atau zarchiver (android). 

Jika anda ingin mencoba apa yang telah saya lakukan silahkan, namun dalam menikmati depresi ini bisa memunculkan dua kemungkinan yakni keterpurukan bagi yang mental dan imannya tidak kokoh atau bagi yang baru saja mengalami stress dan depresi, yang kedua adalah lunaknya hati dan kedewasaan. Bagi yang lemah iman dan mental, tetap hindari pikiran untuk mengakhiri hidup, karena masih ada ribuan alasan untuk menikmati hidup, menyaksikan banyak drama, dan menertawakannya dalam hati yang paling dalam, just enjoy this life until life let you to rest in peace.

Enjoy all your depression by your own risk, I don't take any responsibilities.

I don't do this often, only at certain times, because this is a wrong thing, in my religion depression can be fixed by reading Qur'an. If you want to change your depression and this tutorial to be a good thing, just take all the positive benefits. 

Thank you.

Apa Komentarmu