Tren Batik Outfit di TikTok dibanjiri kritik dari Warga Facebook - Andrean's Blog
News Update
Loading...

Rabu, 03 Februari 2021

Tren Batik Outfit di TikTok dibanjiri kritik dari Warga Facebook

Drama Eiger sudah mewarnai bulan Januari, dan di bulan Februari ini nampaknya sudah mulai berseri dengan drama baru lagi. Ah.. sudah lama rasanya sejak saya suka membahas hal-hal yang jadi kontroversi.

Entah terakhir kapan, waktu itu yang membuat saya malas adalah drama yang datang bertubi-tubi, sedangkan waktu saya di dunia nyata yang terluangkan hanya sedikit sekali. Padahal sebenarnya asik juga buat ngomongin kelakuan random orang-orang di dunia internet ini.

Drama kali ini dipicu oleh tren baru warga TikTok yang menggunakan hashtag #batikoutfitchallenge atau #berbatikbersama. Konten dengan hashtag tersebut menunjukkan kreasi baru warga TikTok dalam menggunakan kain batik untuk dijadikan OOTD (Outfit Of The Day).

outfit tiktok batik

Sebentar.. rame juga ya ternyata TikTok, hashtag atau tagar #batikoutfitchallenge saja sudah hampir 50 juta penayangan. 1/5 dari populasi penduduk Indonesia (250juta++). Coba deh cek sendiri menggunakan fitur search di TikTok. 

#batikoutfitchallenge

Tren ini awalnya berjalan baik-baik saja di TikTok selama beberapa hari, namun perlahan memanas ketika sudah mulai masuk alam Facebook. Mengapa? so chek this out :

# Mengapa Trend Outfit Batik dikritik?

Ini sudah saya simpulkan dari beragam pertikain di Facebook ya, tanpa adanya pertikaian mereka saya tidak bisa menarik kesimpulan. Saya juga Facebookers, tapi saya selalu suka mengambil jalan tengah.

1. Diduga Musiman / tipu-tipu terkait Pelestarian Budaya

Canda tipu-tipu.. hehe. Apa benar ini melestarikan budaya? jawabannya adalah antara ya dan tidak. Tidak, jika orang-orang TikTok hanya menggunakan outfit batik hanya demi konten akun TikToknya mengikuti hashtag trending. Setelah itu yasudah tidak mau pakai lagi.

kritik facebook

Selain itu, kenapa harus nunggu tren gitu loh? tapi ya.. memang dunia nya sudah begini, era informasi, media sosial online memiliki peran yang penting disini. Tren harus selalu disaring untuk diikuti, karena kadang tidak ngikut tren malah jadi bencana juga.

Bahkan mungkin jika tren ini tidak ada ya apakah orang-orang akan tetap berbondong-bondong mengenakan batik? tengok keadaan sebelum ada tren ini, biasa-biasa aja kan? atau saya yg kurang tahu. hehe

kritik facebook 2

Dan ya, batik akan makin melejit produksi dan penjualannya jika tren ini berlangsung lama, batik pun menjadi semakin dikenal dan menjadi hal yang disuka. Namun di era ini, apa benar tren bisa berlangsung lama. Paling 1-2 minggu saja, lalu dilupakan dan ganti tren baru lagi.

2. Kreasi outfit nya kurang Sofun

Sofun kh begitu? niatnya bagus melestarikan budaya batik atau jarik, namun pada memakai atasan hitam ketat menonjolkan dua bantalan gunung lemak yang membahana. Dipadukan pula dengan hijab style yang seakan lupa dengan asal-usulnya.

kumpulan tiktok batik

Jika ditelusuri memang ada beberapa cara berpakaian orang Indonesia zaman dahulu yang membiarkan bagian atas tubuhnya terbuka baik pria maupun wanita. Namun itu kan duluuuu banget ! agama dan tata krama belum diajarkan dengan benar dan merata.

hujat tiktok batik

Apa ya Anda ini mau kembali ke zaman jahiliyah? nggak kan? namun ya gimana ya... KFC online seakan sudah menjadi hal yang biasa di sosial media, dimana-mana ada paha dan dada. Jadi pertikaian terkait hal ini tidak akan ada habisnya, karena solusi bersamanya juga belum ada. Hanya pembatasan saja, yakni asal tidak keterlaluan mengumbar aurat.

Saat ini, solusi utamanya hanya ada pada diri masing-masing, jika merasa tidak seharusnya melihat agar tidak menimbulkan syahwadd, maka yasudah tidak perlu dilihat. Daripada akhirnya berujung saling menghujat. Karena memang inilah demokrasi. Bebas berpendapat, namun jika memang tren ini memunculkan sesuatu yg darurat maka perlu diadakannya musyawarah untuk sepakat.

# Kesimpulan

Tidak ada. Buat apa disimpulkan? semua orang punya pendapatnya masing-masing, dan tahu harus melakukan apa untuk dirinya sendiri. 

Urusan konten paha dada selama tidak vulgar banget tentu masih dibiarkan di negara ini, karena bukan negara untuk satu agama saja. 

Urusan budaya selama tidak merusak wujud asli batik/jarik yasudah, apalagi malah bikin batik makin diminati. Jika Anda punya opini ya silahkan berbagi.

Ohya, jika ditanya, saya ada di kubu mana? tidak dimana-mana. Saya pengguna semua sosmed, namun saya sukanya mengamati saja. 

Note : Semua hal disini bersifat opini penulis yang dibumbui dengan candaan pada bagian-bagian tertentu. Tidak ada maksud menyudutkan pihak atau golongan tertentu, namun penulis mencoba melihat dari berbagai sudut pandang, tidak condong kepada satu pihak atau golongan. Jika ada salah mohon diingatkan, Just have fun!

Okoklah, untuk contoh konten-kontennya silahkan cek aplikasi TikTok masing-masing dengan mencari hashtag berikut :

  • batikoutfitchallenge
  • berbatikbersama
  • berkainbersama
  • batikhits
  • batikindonesia

Semoga bisa menambah pengetahuan Anda terkait apa yang terjadi di dunia maya saat ini.

Share with your friends

Give us your opinion

Hai Readers..
Terimakasih sudah menerapkan budaya membaca.
Done
close